Kolokium Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Institut Pertanian Bogor

Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas Perusahaan

Posted by kolokium kpm ipb pada 1 Mei 2009

MAKALAH KOLOKIUM

Nama Pemrasaran/NRP : Siti Hani Rahmanita/ I34050585

Departemen : Sains Komunikasi dan Pengembangan Msyarakat

Pembahas : Egi Massardy/ I34052453

Dosen Pembimbing/NIP : Dr. Ninuk Purnaningsih, M.Si/ 132062245

Judul Rencana Penelitian : Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas

Perusahaan

Tanggal dan Waktu : 28 April 2009, 09.00-09.50 WIB

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perusahaan dan masyarakat yang bermukim di sekitarnya merupakan dua komponen yang saling mempengaruhi. Aktivitas perusahaan tidak dapat dipungkiri memiliki dampak terhadap masyarakat sekitarnya. Dampak tersebut dapat berupa dampak positif (seperti antara lain penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan ekonomi), maupun dampak negatif (seperti antara lain penurunan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat).

Masyarakat memiliki cara pandang tersendiri mengenai perusahaan. Cara masyarakat sekitar memandang perusahaan tersebut dapat diartikan sebagai persepsi. Leavitt (1978) menyatakan bahwa persepsi (perception) adalah pandangan atau pengertian, yaitu bagaimana seseorang memandang atau mengartikan sesuatu. Menurut Ambadar (2008), paradigma perusahaan yang hanya berorientasi memperoleh laba (profit) sebesar-besarnya sudah mulai bergeser dan mulai berupaya memberikan dampak positif keberadaannya bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Tanggung jawab sosial perusahaan merupakan salah satu upaya perusahaan untuk membina hubungan baik dengan masyarakat. Beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh perusahaan melalui kegiatan tanggung jawab perusahaan sebagai upaya pengembangan masyarakat berdasarkan hasil penelitian Herlin (2008) adalah untuk mempublikasikan keberadaannya sehingga hubungan yang baik dengan stakeholder (dalam hal ini masyarakat) dapat terwujud dan membina hubungan baik dengan masyarakat sehingga tidak pernah terjadi konflik.

Upaya perusahaan untuk menjalin hubungan dengan masyarakat lainnya adalah melalui komunikasi publik perusahaan. Menurut Hadi (2001) hubungan perusahaan dengan komunitas merupakan suatu tindakan yang harus dilakukan perusahaan untuk memelihara dan membina hubungan dengan lingkungannya melalui komunikasi yang saling menguntungkan. Sejauhmana upaya perusahaan tersebut dapat mempengaruhi persepsi masyarakat sekitar terhadap aktivitas perusahaan merupakan hal yang menarik peneliti untuk melaksanakan penelitian ini.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan tersebut, maka rumusan masalah dari tulisan ini adalah:

1. Bagaimana persepsi masyarakat di kawasan industri terhadap aktivitas perusahaan berdasarkan faktor individu dan faktor lingkungan?

2. Bagaimana strategi perusahaan dalam membina hubungan baik dengan masyarakat di sekitar lingkungannya?

3. Bagaimana hubungan antara strategi perusahaan tersebut dengan persepsi masyarakat sekitar?

1.3 Tujuan Penulisan

Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka tujuan dari penulisan Studi Pustaka ini yaitu untuk mengetahui dan mempelajari :

1. Mengetahui persepsi masyarakat di kawasan industri terhadap dampak aktivitas perusahaan.

2. Mengetahui upaya yang dilakukan perusahaan untuk membina hubungan baik dengan masyarakat di sekitar lingkungannya.

3. Mengetahui pengaruh upaya perusahaan untuk membina hubungan baik dengan masyarakat terhadap persepsi masyarakat sekitar.

1.4 Manfaat Penelitian

penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman penulis dan kalangan akademisi mengenai persepsi masyarakat sekitar terhadap aktivitas perusahaan. Selain itu, penelitian ini diharapkan juga dapat menambah pengetahuan perusahaan mengenai persepsi masyarakat sekitar terhadap aktivitas perusahaan dan juga hubungannya dengan strategi perusahaan untuk membina hubungan baik dengan masyarakat sekitarnya. Bagi masyarakat, penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatannya di wilayah tersebut dan dapat menambah pengetahuan masyarakat mengenai aktivitas perusahaan. Sedangkan bagi instansi terkait, penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mengeluarkan kebijakan yang terkait dengan keberadaan perusahaan.

II. PENDEKATAN TEORITIS

2.1 Tinjauan Pustaka

2.1.1 Pengertian Persepsi

Persepsi adalah pengalaman tentang obyek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan (Rakhmat, 2005). Leavitt (1978) menyatakan pengertian persepsi (perception) dalam arti sempit ialah penglihatan, bagaimana cara seseorang melihat sesuatu, sedangkan dalam arti luas ialah pandangan atau pengertian, yaitu bagaimana seseorang memandang atau mengartikan sesuatu. Hal tersebut juga berarti bahwa setiap orang menggunakan kacamata sendiri-sendiri dalam memandang dunianya.

Atkinson dan Hilgard (1991) sebagaimana dikutip oleh Hadi (2001) menyatakan bahwa sebagai suatu cara pandang atau penilaian, persepsi termasuk proses komunikasi yang timbul karena adanya respon terhadap stimulus. Harihanto (2001) sebagaimana dikutip oleh Pandeangan (2005) menyatakan bahwa persepsi pada hakikatnya adalah pandangan, interpretasi, penilaian, harapan atau aspirasi seseorang terhadap obyek.

Berdasarkan pengertian persepsi di atas, maka dapat diketahui bahwa proses pembentukkan persepsi merupakan proses yang terjadi pada diri individu. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa persepsi masyarakat merupakan suatu hal yang tidak ada. Menurut Mayo (1998:162) sebagaimana dikutip oleh Suharto (2005), masyarakat dapat diartikan dua konsep, yaitu: (1) masyarakat sebagai sebuah “tempat bersama”, yakni sebuah wilayah geografi yang sama dan (2) masyarakat sebagai “kepentingan bersama”, yakni kesamaan kepentingan berdasarkan kebudayaan dan identitas. Persepsi masyarakat yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah persepsi beberapa individu yang dianggap dapat mewakili masyarakat lainnya dalam wilayah yang sama.

2.1.2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepsi

Persepsi ditentukan oleh faktor personal dan faktor situasional (Rakhmat, 2005). David Krech dan Richard S. Cruthfield (1997:235) dalam Rakhmat (2005) menyebutnya faktor fungsional dan faktor struktural. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

Ø Faktor Fungsional: Faktor fungsional berasal dari kebutuhan, pengalaman masa lalu dan hal-hal lain yang termasuk dalam faktor-faktor personal. Persepsi tidak ditentukan oleh jenis atau bentuk stimuli, tetapi karakteristik orang yang memberikan respon pada stimuli tersebut.

Ø Faktor Struktural: Faktor struktural berasal dari sifat stimuli fisik dan efek-efek saraf yang ditimbulkannya pada sistem saraf individu.

Selain faktor kebutuhan di atas, Leavitt (1978) juga menyatakan bahwa cara individu melihat dunia adalah berasal dari kelompoknya serta keanggotaannya dalam masyarakat. Artinya, terdapat pengaruh lingkungan terhadap cara individu melihat dunia yang dapat dikatakan sebagai tekanan-tekanan sosial.

Berdasarkan beberapa teori di atas, dapat diketahui bahwa kebutuhan individu merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi persepi individu tersebut terhadap suatu obyek. Teori kebutuhan Maslow menyebutkan bahwa seseorang tidak akan termotivasi untuk memenuhi kebutuhan di atasnya apabila kebutuhan pada jenjang di bawahnya telah terpenuhi/terpuaskan (Mugniesyah, 2006). Adapun penjelasan hierarki tersebut sebagaimana yang diungkapkan oleh Mugnisyah (2006), antara lain:

a. Kebutuhan Fisiologis, mencakup kebutuhan dasar atau primer manusia, seperti udara, sandang, pangan, papan, dan seks.

b. Kebutuhan rasa aman, yaitu apabila semua kebutuhan dasar telah terpenuhi, maka individu memiliki keinginan untuk memenuhi semua kebutuhannya yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan.

c. Kebutuhan sosial, mencakup kebutuhan akan hubungan sosial (kasih sayang, persahabatan, penerimaan, dan perhatian) termasuk memberi dan menerima rasa cinta, rasa memiliki, rasa dibutuhkan.

d. Kebutuhan harga diri, kebutuhan yang berfokus pada ego, status, harga diri, dikenal, percaya diri, dan prestise (gengsi). Selain itu juga mencakup perasaan dapat menyelesaikan sesuatu (feeling of echievement).

e. Kebutuhan aktualisasi diri, kebutuhan untuk tumbuh dan berkembang dengan potensi diri sepenuhnya dengan mengembangkan diri dan berpretasi sebaik mungkin dengan potensi diri sepenuhnya.

2.1.3 Karakteristik Komunikasi Masyarakat Sekitar

Karakteristik komunikasi masyarakat sekitar berhubungan dengan keterdedahan publik sasaran komunikasi dan ekspektasi komunitas terhadap perusahaan (Hadi, 2001 dan Erwiantono, 2004).

1. Keterdedahan publik sasaran komunikasi

Hadi (2001) menyatakan bahwa suatu komunikasi publik akan berhasil apabila publik sasaran terdedah oleh aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan. Keterdedahan komunikasi perusahaan menurut Hadi (2001) adalah kegiatan pencarian informasi, penerimaan pesan, yang dialami anggota komunitas terhadap kegiatan komunikasi perusahaan.

2. Ekspektasi komunitas terhadap perusahaan

Hadi (2001) merangkum sebelas unsur kepentingan komunitas Cutlip dan Center menjadi lima unsur yaitu (1) peningkatan kesejahteraan sosial (peningkatan taraf hidup, kesehatan dan KB, dukungan agama, kebebasan berekspresi dan berkebudayaan); (2) penyediaan lapangan kerja dan peluang berusaha; (c) penyediaan fasilitas pendidikan, perumahan, dan fasilitas umum; (d) jaminan hukum, ketertiban, dan keamanan; dan (e) penanganan lingkungan hidup yang bijaksana. Kepentingan komunitas tersebut dapat dipenuhi oleh perusahaan melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan di mana menurut Ambadar (2008) pada awal proses pelaksanaannya dilakukan upaya untuk melihat kebutuhan masyarakat (needs assessment).

2.1.4 Aktivitas Perusahaan dan Dampaknya

Aktivitas perusahaan dapat digambarkan dalam skema sistem input-output dan kemungkinan limbah pada proses industri menurut Kristanto (2004) sebagai berikut:

Gambar 1. Skema Sistem Output Input dalam Proses Industri

i34050585-a

Sumber: Kristanto (2002)

Menurut Kartono (2002) dampak sosial perkembangan industri dapat dirasakan sangat luas dan mendalam khususnya pada tiga bidang antara lain: (a) status buruh dan pekerja; (b) perubahan pada sifat dan struktur organisasi dari bisnis/usaha/lembaga; dan (c) penambahan kesejahteraan umum.

Kartono (2002) mengungkapkan dampak hadirnya industri terhadap masyarakat umum (di luar pekerja), antara lain konsumen dapat menikmati bermacam-macam hasil produksi pabrik dan perusahaan swasta maupun layanan pemerintah. Oleh karena itu, banyak dirasakan peningkatan kesejahteraan dan peningkatan standar manusia pada umumnya, yang disebabkan oleh banyaknya fasilitas dan kesenangan yang bisa dinikmati manusia dengan adanya macam-macam produk budaya industri pada masa mutakhir ini.

Menurut Kartono (2002) selain dampak positif yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat pula dampak detrimental (merugikan dan merusak) yang dihasilkan oleh adanya industri. Contohnya, sebagai akibat dari proses overproduksi antara lain timbul gejala-gejala:

1) Nafsu-nafsu yang kuat pada kaum industrialis untuk melakukan ekspansi kekuasaan, memperluas daerah pemasaran dan daerah jajahan, yang mengakibatkan berkembangnya persaingan global, monopoli, ekspansionisme, imperialisme, kolonialisme, perang, dan penjajahan.

2) Masyarakat menjadi semakin konsumtif, tidak produktif (one dimensional man, hanya mampu mengkonsumsi/menghabiskan).

3) Orang suka mengejar kemewahan materiil dengan membeli barang-arang mutakhir dan paling baru yang mahal-mahal, sehingga manusia menjadi ”materieel bejacht” atau mengalami haus materiil yang tidak terpuas-puaskan; menjadi boros dan suka menghambur-hamburkan kekayaannya.

4) Manusia menjadi semakin lemah fisik dan mentalnya oleh pemanjaan dengan fasilitas-fasilitas materiil.

5) Masalah polusi (pengotoran, pencemaran) udara, air, sungai, dan tanah atau lahan pertanian yang menjadi semakin parah.

2.1.5 Upaya Perusahaan Membina Hubungan Baik dengan Masyarakat Sekitar

a. Karakteristik Komunikasi Publik Perusahaan

Komunikasi publik adalah pertukaran pesan dengan sejumlah orang yang berada dalam organisasi atau yang di luar organisasi (Muhammad, 2004). Muhammad (2004) mengatakan bahwa tujuan umum dari komunikasi publik yang utama adalah untuk memberikan informasi kepada sejumlah besar orang mengenai organisasi, misalnya mengenai aktivitas-aktivitas organisasi dan hasil produksi organisasi. Tujuan komunikasi publik lainnya menurut Muhammad (2004) adalah untuk menjalin hubungan antara organisasi dengan masyarakat di luar organisasi seperti pemakai jasa organisasi, pemakai hasil produksi organisasi dan masyarakat umumnya. Selain kedua tujuan tersebut, komunikasi publik juga dapat digunakan untuk memberikan hiburan kepada sejumlah orang.

Menurut Wilson et al sebagaimana dikutip oleh Hadi (2001) terdapat empat model komunikasi yang digunakan dalam komunikasi publik, yaitu:

1. Model publisitas: menekankan pola pesan satu arah dari sumber kepada publik, tanpa terlalu memperhatikan kebenaran informasi yang disampaikan.

2. Model informasi publik: bersifat satu arah, namun telah mementingkan kebenaran informasi. Model ini memandang publik sebagai sasaran yang rasional dan apabila diberi cukup informasi yang benar dan lengkap, akan mendatangkan keputusan yang benar pada suatu isu.

3. Model asimetris dua arah: bersifat dua arah dengan mencoba menangkap umpan balik dari publik. Model ini memandang penting untuk mengetahui posisi publik pada isu. Penyampaian pesan menggunakan prinsip persuasi dalam upaya memperoleh dukungan publik.

4. Model ko-orientasi: mengubah orientasi dari publiknya terhadap perusahaan dan menggambarkan bahwa perusahaan dan publiknya bersama-sama menyesuaikan persepsi tentang suatu ide atau sikap.

b. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Ambadar (2008) menyatakan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) adalah sebuah konsep manajemen yang menggunakan konsep “triple bottom line” yaitu keseimbangan antara mencetak keuntungan, harus seiring dan berjalan selaras dengan fungsi-fungsi sosia; dan pemeliharaan lingkungan hidup demi terwujudnya pembangunan yang suistainable (keberlanjutan). Menurut Abidin et al (2003) sumbangan sosial perusahaan dapat dibagi dua berdasarkan sifatnya, yaitu karitas (charity) dan filantropi. Karitas yakni memberi bantuan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya sesaat, sedangkan filantropi yaitu sumbangan yang ditujukan untuk kegiatan investasi sosial atau kegiatan yang diarahkan pada penguatan kemandirian masyarakat.

Berikut merupakan tabel yang memuat karakteristik tahap-tahap kedermawanan sosial yang diungkapkan oleh Saidi (2003) dalam Ambadar (2008):

Tabel 1. Karakteristik Tahap-tahap Kedermawanan Sosial

Paradigma

Charity

Philantrophy

Good Corporate

Citizenship (GCC)

Motivasi

Agama, tradisi, adaptasi

Norma, etika, dan hukum universal

Pencerahan diri & rekonsiliasi dengan ketertiban sosial

Misi

Mengatasi masalah setempat

Mencari dan mengatasi akar masalah

Memberikan kontribusi kepada masyarakat

Pengelolaan

Jangka pendek, mengatasi masalah sesaat

Terencana, terorganisir dan terprogram

Terinternalisasi dalam kebijakan perusahaan

Pengorganisasian

Kepanitiaan

Yayasan/dana abadi/

profesionalitas

Keterlibatan baik dana maupun sumberdaya lain

Penerima manfaat

Orang miskin

Masyarakat luas

Masyarakat luas dan perusahaan

Kontribusi

Hibah sosial

Hibah pembangunan

Hibah (sosial & pembangunan serta keterlibatan sosial)

Inspirasi

Kewajiban

Kepentingan bersama

Sumber: Saidi (2003) dalam Ambadar (2008).

Tiga kategori bentuk tanggung jawab sosial perusahaan menurut Rudito (2007) sebagaimana dikutip oleh Herlin (2008), yaitu:

1. Public Relations: usaha untuk menanamkan persepsi positif kepada komunitas tentang kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Usaha ini lebih mengarah pada menjalin hubungan baik antara perusahaan dengan komunitas, khususnya menanamkan sebuah persepsi yang baik tentang perusahaan (brand image) kepada komunitas. Kegiatan yang dilakukan biasanya berbentuk kampanye yang tidak terkait sama sekali dengan produk yang dihasilkan oleh perusahaan yang bersangkutan.

2. Strategi defensif: usaha yang dilakukan perusahaan guna menangkis anggapan negatif komunitas luas yang sudah tertanam terhadap kegiatan perusahaan terhadap karyawannya dan biasanya untuk melawan ’serangan’ negatif dari anggapan komunitas atau komentar yang sudah terlanjur berkembang atau bertolak belakang dengan persepsi-persepsi yang ada di komunitas pada umumnya.

3. Keinginan tulus untuk melakukan kegiatan yang baik yang benar-benar berasal dari visi perusahaan itu: melakukan program untuk kebutuhan komunitas atau komunitas sekitar perusahaan atau kegiatan perusahaan yang berbeda dari hasil dari perusahaan itu sendiri.

2.2 Kerangka Pemikiran

Berdasarkan tinjauan pustaka di atas, maka dapat dirumuskan kerangka pemikiran yang akan melandasi penelitian ini. Persepsi masyarakat, sebagaimana yang telah disebutkan dalam tinjauan pustaka, sebenarnya merupakan suatu hal yang terjadi pada diri individu-individu. Adapun persepsi individu tersebut dipengaruhi oleh faktor dari dalam dirinya (faktor individu) dan faktor yang berasal dari luar dirinya atau lingkungannya (faktor lingkungan). Faktor individu yang akan dikaji dalam penelitian ini antara lain kebutuhan, karakteristik sosial ekonomi, dan karakteristik komunikasi masyarakat sekitar. Adapun faktor lingkungannya antara lain kelompok sosial, dampak aktivitas perusahaan (sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup), dan jarak tempat tinggal responden terhadap perusahaan.

Aktivitas perusahaan, mulai tahap input sampai menghasilkan produk, merupakan proses panjang yang memiliki dampak terhadap masyarakat di sekitar perusahaan yaitu diantaranya dalam bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup. Tujuan utama perusahaan untuk menghasilkan laba yang sebesar-besarnya menuntut perusahaan untuk memperhatikan aspek lain dalam melakukan kegiatanya demi menjamin keberlanjutan sebuah perusahaan di wilayah tertentu. Oleh karena itu, selain melakukan proses produksi dengan baik, perusahaan juga dituntut untuk dapat membina hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Upaya perusahaan tersebut dapat berupa menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar melalui komunikasi publik perusahaan dan menyelenggarakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Kedua upaya perusahaan tersebut diduga mempengaruhi persepsi masyarakat sekitar terhadap aktivitas perusahaan. Gambar 2 mengilustrasikan bagan kerangka analisis.

i34050585-b

2.3 Hipotesa Uji

Berdasarkan kerangka pemikiran yang disajikan di atas, hipotesis uji yang diajukan dalam penelitian ini adalah:

1. Masyarakat memiliki persepsi yang positif terhadap aktivitas perusahaan.

2. Upaya perusahaan untuk membina hubungan dengan masyarakat sekitar berhubungan positif dengan persepsi masyarakat sekitar

2.4 Definisi Operasional

A. Persepsi masyarakat sekitar: persepsi atau cara pandang beberapa individu yang dianggap dapat mewakili masyarakat lainnya dalam wilayah yang sama terhadap aktivitas perusahaan dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan mengenai perusahaan tersebut. Penelitian ini akan mengkaji empat obyek persepsi masyarakat yaitu:

Persepsi terhadap masukan (input) perusahaan dalam melakukan produksi: merupakan cara pandang masyarakat terhadap bahan baku produk, penyerapan tenaga kerja oleh perusahaan, mesin dan peralatan yang digunakan dalam produksi.

Persepsi terhadap proses produksi perusahaan: merupakan cara pandang masyarakat terhadap produk utama dan produk sampingan yang dihasilkan perusahaan selama proses produksi berlangsung.

Persepsi terhadap limbah yang dihasilkan perusahaan: merupakan cara pandang masyarakat terhadap limbah yang dihasilkan perusahaan, bernilai ekonomis atau tak bernilai ekonomis bagi masyarakat sekitar.

Persepsi terhadap dampak keberadaan perusahaan (sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup): merupakan cara pandang masyarakat terhadap dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup yang dibawa oleh keberadaan perusahaan di lingkungan mereka.

B. Kebutuhan: faktor internal yang menggerakkan responden dalam menjalankan aktivitasnya dan menjadi dasar dalam berusaha. Kebutuhan dalam penelitian ini akan dibagi menjadi 5 tingkatan berdasarkan teori Maslow. Tingkatan tersebut yaitu: Kebutuhan Fisiologis, Kebutuhan Akan Rasa Aman, Kebutuhan Sosial, Kebutuhan harga diri, dan Kebutuhan Mengaktualisasikan Diri (Pengembangan Diri dan Realisasi).

C. Karakteristik sosial ekonomi: adalah ciri-ciri yang terdapat dalam diri individu yang berkaitan dengan cara pandang individu terhadap suatu obyek, meliputi:

ü Umur: selisih antara tahun responden dilahirkan hingga tahun pada saat penelitian dilaksanakan.

ü Jenis kelamin: sifat fisik responden sebagaimana yang tercatat dalam kartu identitas yang dimiliki responden, yang dinyatakan dalam dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan.

ü Tingkat pendidikan: jenjang pendidikan formal tertinggi terakhir yang telah diselesaikan oleh responden.

ü Jenis pekerjaan: jenis mata pencaharian pokok yang dilakukan oleh responden sebagai sumber penghidupannya dan keterkaitannya dengan perusahaan.

ü Tingkat pendapatan: jumlah pendapatan rata-rata yang diperoleh responden setiap bulannya selama tiga bulan terakhir.

ü Status sosial: kedudukan sosial responden di dalam lingkungannya yang dibedakan menjadi tokoh masyarakat dan bukan tokoh masyarakat.

D. Karakteristik komunikasi masyarakat sekitar: ciri-ciri dalam diri individu yang berkaitan dengan aktivitas komunikasi responden terhadap perusahaan. Faktor ini meliputi keterdedahan terhadap komunikasi publik perusahaan dan pemenuhan ekspektasi masyarakat sekitar oleh perusahaan.

ü Keterdedahan terhadap komunikasi publik perusahaan: aktivitas komunikasi responden terhadap komunikasi publik yang dilakukan oleh perusahaan, meliputi kegiatan penerimaan pesan, pencarian informasi, dan penyampaian umpan-balik pesan kepada perusahaan.

ü Pemenuhan ekspektasi masyarakat sekitar oleh perusahaan: kepentingan reponden yang diharapkan dapat dipenuhi oleh perusahaan yang meliputi : (cutlip)

E. Dampak aktivitas perusahaan (sosial, ekonomi, dan lingkungan): dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari kegiatan yang dilakukan perusahaan mulai dari tahap produksi hingga menghasilkan produk yang dirasakan oleh responden.

F. Kelompok sosial: keanggotaan responden terhadap suatu kelompok sosial tertentu yang dapat mempengaruhi pendapat atau pemikirannya mengenai suatu obyek tertentu.

G. Jarak tempat tinggal terhadap perusahaan: merupakan jarak tempat tinggal responden dari dinding pembatas perusahaan yang mempengaruhi responden dalam merasakan dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan.

H. Upaya perusahaan membina hubungan baik dengan masyarakat sekitar: usaha yang dilakukan oleh perusahaan untuk membina hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar, dan diduga berhubungan positif dengan persepsi masyarakat sekitar terhadap aktivitas perusahaan. Upaya perusahaan ini meliputi karakteristik komunikasi perusahaan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

ü Karakteristik komunikasi perusahaan: ciri-ciri atau pola kegiatan komunikasi komunikasi publik yang dilakukan oleh perusahaan terhadap masyarakat sekitar, yang dapat dikategorikan menjadi model publisitas, model informasi publik, model komunikasi dua arah, dan model ko-orientasi.

ü Tanggung jawab sosial perusahaan: wujud dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang akan digolongkan berdasarkan karakteristik tanggung jawab sosial perusahaan (charity, philantophy, dan good corporate citizenship) dan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan tersebut (public relations, strategi defensif, dan keinginan tulus perusahaan).

III. PENDEKATAN LAPANG

3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini membutuhkan data dari perusahaan dan masyarakat sekitarnya, sehingga peneliti akan melaksanakan penelitian ini di perusahaan dan masyarakat sekitar. Adapun lokasi penelitian yang direncanakan adalah PT. Indah Kiat Pulp and Paper Mills Tangerang dan masyarakat RT 005/02 Kampung Baru Selatan, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kabupaten Tangerang. Lokasi dipilih karena dianggap representatif untuk mempelajari persepsi masyarakat sekitar terhadap aktivitas perusahaan dan hubungan masyarakat dengan perusahaan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Mei 2009 sampai dengan bulan Juni 2009.

3.2 Metode Penelitian

Penelitian ini akan dirancang sebagai penelitian kuantitatif sehingga metode utama yang akan digunakan dalam melaksanakan penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan metode kualitatif sebagai penunjang metode utama. Data utama yang akan dihasilkan dari penelitian ini berupa data kuantitatif, dengan didukung oleh data kualitatif. Pendekatan kuantitatif yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode survei, yaitu dengan menggunakan pertanyaan terstruktur/sistematis yang sama kepada banyak orang (kuesioner), untuk kemudian seluruh jawaban yang diperoleh peneliti dicatat, diolah, dan dianalisis (Prasetyo dan Jannah, 2005). Adapun data kualitatif digunakan untuk menggali informasi lebih dalam dan untuk menunjang dalam menginterpretasi data kuantitaf

3.3 Penentuan Subyek Penelitian

Subyek dalam penelitian ini adalah kepala keluarga anggota masyarakat di sekitar pabrik PT. Indah Kiat Pulp and Paper Tangerang. Penentuan contoh dilakukan dua tahap, yaitu penentuan lokasi dan penentuan responden. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Responden yang dipilih merupakan kepala keluarga di daerah yang berbatasan dengan perusahaan dan merasakan dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan yaitu RT 005/02 Kampung Baru Selatan, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten. Adapun jumlah kepala keluarga di RT 005/02 adalah 500 orang. Penentuan responden dalam penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan simple random sampling (metode acak sederhana). Besaran sampel yang akan digunakan berdasarkan perhitungan dengan menggunakan rumus Slovin adalah 83 kepala keluarga.

3.4 Metode Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari hasil wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner dan data sekunder didapatkan dari analisis dokumen-dokumen dan pustaka yang berasal dari berbagai sumber yang berhubungan dengan tujuan penelitian.

3.5 Cara Pengukuran Veriabel Penelitian

A. Persepsi masyarakat sekitar terhadap aktivitas perusahaan dapat diukur dengan menggunakan skala likert berskala lima terhadap sebuah penyataan. Skala likert tersebut mencakup pilihan: (1) sangat setuju (SS); (2) setuju (S); (3) cukup setuju (CS); (4) tidak setuju (TS); dan (5) sangat tidak setuju (STS).

B. Kebutuhan diukur berdasarkan seberapa jauh responden dapat menjawab pertanyaan mengenai kebutuhan sesuai dengan realitas yang dialaminya, dimana pertanyaan tersebut akan disusun berdasarkan hirarki kebutuhan Maslow: (a) Tingkat 1: Kebutuhan fisiologis; (b) Tingkat 2: Kebutuhan rasa aman; (c) Tingkat 3: Kebutuhan sosial; (d) Tingkat 4: Kebutuhan harga diri; dan (e) Tingkat 5: Kebutuhan mengaktualisasikan diri.

C. Karakteristik sosial ekonomi

ü Umur diukur dengan menghitung selisih antara tahun responden dilahirkan hingga tahun pada saat penelitian dilaksanakan dan dinyatakan dalam tahun.

ü Jenis kelamin diukur dengan melihat sifat fisik responden yang dinyatakan dalam dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan.

ü Tingkat pendidikan diukur dengan mengetahui jenjang pendidikan formal tertinggi terakhir yang telah diselesaikan oleh responden.

ü Jenis pekerjaan diukur dengan menanyakan jenis mata pencaharian pokok yang dilakukan oleh responden sebagai sumber penghidupannya dan keterkaitannya dengan perusahaan.

ü Tingkat pendapatan diukur dengan mengetahui jumlah pendapatan rata-rata yang diperoleh responden setiap bulannya selama tiga bulan terakhir dan dinyatakan dalam rupiah, yang digolongkan menjadi: (a) rendah, yaitu <Rp 1.000.000; (b) sedang, yaitu Rp 1.000.000- Rp 1.500.000; dan (c) tinggi, yaitu >Rp 1.500.000.

ü Status sosial diukur dengan mengetahui kedudukan sosial responden di dalam lingkungannya yang dibedakan menjadi tokoh masyarakat dan bukan tokoh masyarakat.

I. Karakteristik komunikasi masyarakat sekitar

ü Keterdedahan terhadap komunikasi publik perusahaan diukur dari frekuensi responden melakukan penerimaan pesan, pencarian informasi, dan penyampaian umpan-balik pesan kepada perusahaan, yaitu selalu (2), jarang (1), dan tidak pernah (0). Setelah itu, keterdedahan masyarakat terhadap komunikasi publik perusahaan akan dibedakan menjadi: (1) keterdedahan tinggi (30-23), (2) keterdedahan sedang (22-15), dan (3) keterdedahan rendah <15).

ü Pemenuhan ekspektasi masyarakat sekitar oleh perusahaan diukur dengan menggolongkan jawaban pertanyaan responden menjadi: (1) ekspektasi tinggi, (2) ekspektasi sedang, dan (3) ekspektasi rendah, berdasarkan nilai yang didapatkan tersebut.

J. Dampak aktivitas perusahaan (sosial, ekonomi, dan lingkungan) diukur dengan memberikan pilihan kepada responden mengenai dampak-dampak yang dirasakannya.

K. Kelompok sosial diukur dengan mengidentifikasi keanggotaan responden terhadap suatu kelompok sosial tertentu yang dapat mempengaruhi pendapat atau pemikirannya mengenai suatu obyek tertentu melalui pernyataan-pernyataan yang akan diberi pilihan ”ya” dan ”tidak”.

L. Jarak tempat tinggal terhadap perusahaan diukur dengan mengetahui jarak tempat tinggal responden dari dinding pembatas perusahaan yang dinyatakan dalam kilometer.

M. Upaya perusahaan membina hubungan baik dengan masyarakat sekitar:

ü Karakteristik komunikasi perusahaan diukur dengan mengklasifikasikan kegiatan komunikasi komunikasi publik yang dilakukan oleh perusahaan terhadap masyarakat sekitar, yang dapat dikategorikan menjadi model publisitas, model informasi publik, model komunikasi dua arah, dan model ko-orientasi. Pengklasifikasian tersebut dilakukan dengan menggunakan data sekunder perusahaan dan kuesioner khusus perusahaan.

ü Tanggung jawab sosial perusahaan: wujud dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang akan digolongkan berdasarkan karakteristik tanggung jawab sosial perusahaan (charity, philantophy, dan good corporate citizenship) dan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan tersebut (public relations, strategi defensif, dan keinginan tulus perusahaan).

3.6 Analisis Data

Analisis data yang akan digunakan adalah dengan menggunakan jenis analisis inferensial uji-hipotesis, yaitu untuk mengetahui kuat atau lemahnya hubungan antara dua variabel. Adapun statistik uji hipotesis yang digunakan adalah dengan menggunakan distribusi Z melalui transformasi gamma. Sebelumnya, data akan disajikan dalam bentuk tabel silang dengan variabel bebas sebagai kepala kolom dan variabel tak bebas sebagai kepala baris. Uji hipotesis ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel (bivariat) yang salah satu variabelnya ordinal dan variabel lain interval/rasio atau ordinal (Wahyuni dan Muljono, 2007).

DAFTAR PUSTAKA

Abidin, Hamid dkk. 2003. Pola dan Potensi Kedermawanan Sosial Perusahaan dalam Sumbangan Sosial Perusahaan. Jakarta: PIRAMEDIA.

Ambadar, Jackie. 2008. CSR dalam Praktik di Indonesia. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Erwiantono. 2004. Hubungan Antara Karakteristik Komunikasi dan Sikap Komunitas terhadap Perusahaan (Kasus Pertambangan Timah di Kabupaten Bangka Barat). Tesis. Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor.

Hadi, Agus Purbathin. 2001. Hubungan Antara Komunikasi Publik Perusahaan dan Sikap Komunitas Setempat (Kasus Perusahaan Pertambangan di Nusa Tenggara Barat). Tesis. Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor.

Herlin, Fauzia. Analisis Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/ CSR) sebagai Upaya Pengembangan Masyarakat (Studi Kasus Pengembangan Perekonomian Lokal Melalui Program Kemitraan PT. ANTAM Tbk di Tanjung Barat, Jakarta). Skripsi. Program Studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. Institut Pertanian Bogor.

Kartono, Kartini. 2002. Psikologi Sosial untuk Manajemen, Pemasaran, dan Industri. Jakarta: PT. Raya Grafindo Persada.

Kristanto, Philip. 2002. Ekologi Industri. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Leavitt, Harold J. 1978. Psikologi Manajemen. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Mugniesyah, Siti Sugiah Machfud. 2006. Penyuluhan Pertanian Bagian I. Bogor: Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

Muhammad, Arni. 2004. Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Prasetyo, Bambang dan Lina Miftahul Jannah. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Rakhmat, Jalaludin. 2005. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Suharto, Edi. 2005. Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat; Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Wahyuni, Ekawati S. Dan Pudji Muljono. 2007. Metode Penelitian Sosial. Bogor: Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

LAMPIRAN

Lampiran 1. Kuesioner untuk Masyarakat Sekitar

A. Data Pribadi

1. Umur : …… tahun

2. Jenis Kelamin : …………………………………………………………….

3. Pendidikan terakhir : SD/SMP/SMA (sederajat)/ S1 / S2 / S3

lainnya………………………………………….………

(Lingkari salah satu pilihan. Pilih lainnya apabila tidak ada jawaban yang sesuai)

4. Tingkat pendapatan : a. <Rp 1.000.000

b. Rp 1.000.000-Rp 1.5000.000

c. > Rp 1.500.000

5. Status sosial : …………………………………………………………….

6. Jarak tempat tinggal : …….km terhadap perusahaan

B. Kebutuhan

Pertanyaan pada bagian ini merupakan pertanyaan bertingkat. Artinya, Anda akan berhenti menjawab pertanyaan apabila Anda menjawab ”Tidak” pada tingkat sebelumnya. Berikanlah tanda silang (X) pada jawaban pertanyaan yang Anda anggap paling tepat.

Tingkat 1:

1. Apakah sebagian besar pendapatan Anda dihabiskan untuk membeli makanan?

a. Ya b. Tidak

2. Apakah pendapatan Anda saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari?

a. Ya b. Tidak

Tingkat 2:

1. Apakah Anda merasa keselamatan dan keamanan Anda sudah terjamin?

a. Ya b. Tidak

2. Apakah Anda merasa keamanan dan keselamatan di lingkungan Anda kurang?

a. Ya b. Tidak

3. Apakah Anda rela membayar lebih petugas keamanan di lingkungan Anda untuk menjamin keamanan diri dan keluarga?

a. Ya b. Tidak

Tingkat 3:

1. Anda merupakan orang yang senang bergaul?

a. Ya b. Tidak

2. Teman dan keluarga lebih penting bagi Anda dibandingkan dengan materi?

a. Ya b. Tidak

3. Apakah hal yang terpenting atau prioritas dalam hidup Anda?

a. Keluarga, teman, dan saudara

b. Prestasi di bidang tertentu

c. Cita-cita

d. Pekerjaan

Tingkat 4:

1. Apakah Anda senang jika dipercaya menyelesaikan masalah di lingkungan Anda?

a. Ya b. Tidak

2. Seberapa sering Anda menyelesaikan masalah yang terjadi di lingkungan Anda?

a. Sering > 5 kali

b. jarang 2-5 kali

c. tidak pernah

Tingkat 5:

1. Apakah Anda merasa penting untuk mengembangkan potensi diri yang Anda miliki?

a. Ya b. Tidak

Jika Ya, apakah upaya yang Anda lakukan tersebut?

a. Mengikuti les/pelatihan

b. Membaca buku yang berkaitan dengan potensi yang ingin dikembangkan

c. Berlatih otodidak

d. Mengikuti perlombaan

e. Lainnya………………………………

2. Apakah Anda pernah meraih prestasi tertentu dalam hidup Anda?

a. Ya b. Tidak

Jika Ya, sebutkan prestasi Anda tersebut!……………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………

3. Apakah Anda ingin mencapai prestasi lainnya?

a. Ya b. Tidak

C. Karakteristik Komunikasi Masyarakat Sekitar

Pilihlah jawaban dari pertanyaan dibawah ini dengan memberikan tanda (X) sesuai dengan keyakinan Anda.

Ø Keterdedahan Masyarakat Sekitar terhadap Komunikasi Publik Perusahaan

No.

Pernyataan

Selalu

Jarang

Tidak Pernah

I

Penerimaan Pesan

1

Anda menerima pesan mengenai kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan secara langsung dari perusahaan

2

Perusahaan memberikan kabar apabila membutuhkan tenaga kerja baru

3

Perusahaan menyampaikan informasi mengenai kegiatan yang akan dilakukannya bersama masyarakat

4

Anda mendapatkan informasi terbaru mengenai perusahaan dari Ketua RT

5

Anda mendapatkan informasi terbaru mengenai perusahaan dari tetangga Anda

II

Pencarian Informasi

1

Anda mencari informasi mengenai perusahaan dari internet

2

Anda mencari informasi mengenai perusahaan melalui media cetak

3

Anda mencari informasi terbaru mengenai perusahaan melalui pihak RT

4

Anda mencari informasi mengenai perusahaan melalui radio/televisi

5

Anda ingin mengetahui berita terbaru mengenai perusahaan

III

Penyampaian Umpan-balik Pesan Kepada Perusahaan

1

Anda menyampaikan keluhan terhadap perusahaan apabila terdapat hal yang tidak sesuai dengan keinginan Anda

2

Anda menghubungi pihak perusahaan jika ingin menyampaikan aspirasi, harapan, atau pertanyaaan mengenai perusahaan

3

Anda menghubungi pihak RT jika ingin menyampaikan aspirasi, harapan, atau pertanyaaan mengenai perusahaan

4

Pihak perusahaan menanyakan pendapat masyarakat setelah menyampaikan suatu pesan

5

Perusahaan mengadakan pertemuan dengan masyarakat

3. Kapan pertama kali Anda mendengar informasi mengenai perusahaan?

a. Pada awal perusahaan didirikan

b. Tahun 2000

c. Setelah tahun 2000

4. Kapan terakhir kali Anda mendengar informasi mengenai perusahaan?

a. < 3 bulan yang lalu

b. 3-5 bulan yang lalu

c. > 5 bulan yang lalu

5. Dari mana Anda biasanya mendapatkan informasi mengenai perusahaan?

a. Dari aparat pemerintah (Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten)

b. Dari tokoh masyarakat setempat

c. Dari media cetak (koran/majalah) dan/atau dari media siaran (radio/televisi)

d. Dari selebaran/brosur/poster/spanduk perusahaan

e. Lainnya…………………………………………………………………..

6. Apakah Anda memiliki saudara/tetangga/kenalan yang bekerja di perusahaan tersebut?

a. Ya b. Tidak

Jika Ya, apakah Anda sering mendapatkan informasi melalui mereka mengenai perusahaan?

a. Ya b. Tidak

7. Bagaimana biasanya cara perusahaan menyampaikan pesan/informasi kepada masyarakat sekitar?

a. Secara langsung dari pihak manajemen perusahaan

b. Secara tidak langsung dengan melalui perantara tokoh masyarakat

c. Lainnya………………………………………………………………..

7. Kepada siapa biasnya pesan/informasi dari perusahaan ditujukan?

a. Seluruh masyarakat sekitar

b. Perwakilan masyarakat sekitar

8. Apakah perusahaan pernah mengadakan pertemuan dengan masyarakat sekitar?

a. Ya b. Tidak

Jika Ya, berapak kali perusahaan mengadakan pertemuan dengan warga?

a. Rutin….kali/minggu/bulan

b. Sering, namun tidak rutin

c. Jarang, hanya….kali/tahun

Apa yang biasanya dibicarakan dalam pertemuan tersebut?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

9. Apakah perusahaan pernah mengadakan kegiatan bersama masyarakat?

a. Ya b. Tidak

Jika Ya, dalam rangka apa kegiatan tersebut dilakukan?

a. Perayaan hari besar agama

b. HUT RI

c. HUT perusahaan

d. Lainnya……………………………………………………………

10. Apakah Anda memerlukan informasi mengenai perusahaan?

a. Ya b. Tidak

Jika Ya, informasi apakah yang biasanya Anda perlukan?

a. Lowongan pekerjaan

b. Bantuan perusahaan terhadap masyarakat (pengembangan usaha/beasiswa/dsb)

c. Kegiatan produksi perusahaan, seperti bahan baku, mesin, produk, dsb.

d. Dampak lingkungan yang ditimbulkan perusahaan

e. Lainnya…………………………………………………………….

Kepada siapa Anda mencari informasi tersebut?

a. Pihak manajemen perusahaan

b. Aparat pemerintah (Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten)

c. Tokoh masyarakat

d. Saudara/tetangga/kenalan yang bekerja di perusahaan tersebut

e. Melalui media poster/brosur/selebaran/spanduk/buku yang diedarkan oleh perusahaan

f. Melalui media poster/brosur/selebaran/spanduk/buku yang bukan diedarkan oleh perusahaan

g. Lainnya………………………………………………………………….

Ø Ekspektasi Masyarakat Sekitar terhadap Perusahaan

1. Apakah yang Anda harapkan dapat dipenuhi oleh perusahaan? (jawaban boleh lebih dari satu)

a. Dapat meningkatkan kesejahteraan sosial (peningkatan taraf hidup, kesehatan dan KB, dukungan agama, kebebasan berekspresi dan berkebudayaan

b. Dapat menyediakan lapangan kerja dan peluang berusaha

c. Dapat meningkatkan penyediaan fasilitas pendidikan, perumahan, dan fasilitas umum

d. Dapat meningkatkan jaminan hukum, ketertiban dan keamanan

e. Dapat melakukan penanganan lingkungan hidup yang bijaksana

2. Menurut Anda, apakah perusahaan telah memenuhi harapan Anda tersebut?

a. Ya b. Tidak

D. Dampak Aktivitas Perusahaan yang Dirasakan Masyarakat Sekitar

Pilihlah jawaban dari pertanyaan dibawah ini dengan memberikan tanda (X). Jawaban boleh lebih dari satu.

1. Dampak apakah yang Anda rasakan dengan adanya perusahaan di lingkungan Anda?

a. Banyak pendatang di lingkungan Anda

b. Tersedia fasilitas pendukung yang lebih memudahkan Anda

c. Jumlah pengangguran di lingkungan Anda berkurang

d. Peluang bekerja di perusahaan meningkat

e. Tingkat pendidikan meningkat

f. Tingkat kriminalitas meningkat

g. Persaingan kerja meningkat

h. Gaya hidup Anda berubah

i. Peluang membuka usaha meningkat

j. Pendapatan Anda meningkat

k. Biaya hidup menjadi mahal

l. Polusi lingkungan meningkat

m. Penghijauan di daerah Anda berkurang

n. Terdapat bau tidak sedap yang berasal dari perusahaan

o. Terdapat suara berisik yang berasal dari perusahaan

p. Sumber air menjadi kotor

q. Lainnya……………………………………………………………

E. Kelompok Sosial

Pilihlah jawaban dari pertanyaan dibawah ini dengan memberikan tanda (X) sesuai dengan keyakinan Anda.

No.

Pernyataan

Ya

Tidak

1

Anda tergabung dalam keanggotaan kelompok di lingkungan Anda

2

Sebagain besar anggota kelompok Anda mememiliki pekerjaan yang berhubungan dengan perusahaan

3

Anggota kelompok Anda memiliki pandangan yang baik terhadap kehadiran perusahaan di lingkungan Anda

4

Anda memiliki pandangan yang baik terhadap kehadiran perusahaan di lingkungan Anda

5

Pendapat anggota kelompok Anda merupakan hal yang penting

IV. Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas Perusahaan

Pilihlah jawaban dari pertanyaan dibawah ini dengan memberikan tanda (X) sesuai dengan keyakinan Anda.

1. Bagaimana persepsi Anda terhadap bahan baku, tenaga kerja, mesin dan peralatan perusahaan?

A. Persepsi terhadap masukan (input) perusahaan dalam melakukan produksi

No

Pernyataan

SS

S

CS

TS

STS

1.

Bahan baku produk merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui

2.

Perusahaan tidak menggunakan bahan baku yang legal (resmi)

3.

Bahan baku untuk proses pewarnaan produk aman bagi lingkungan

4.

Perusahaan menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan

5.

Sebagian besar tenaga kerja berasal dari masyarakat di lingkungan sekitarnya

6.

Terdapat jaminan keselamatan bagi pekerja

7.

Tidak terdapat jaminan kesehatan bagi pekerja

8.

Mesin untuk produksi menghasilkan polusi udara

9.

Mesin yang digunakan menghasilkan bunyi yang mengganggu

11.

Kegiatan yang dilakukan perusahaan aman bagi lingkungan

3. Bagaimana persepsi Anda terhadap produk utama dan produk sampingan yang dihasilkan perusahaan?

B. Persepsi terhadap proses produksi perusahaan

No

Pertanyaan

SS

S

CS

TS

STS

1.

Produk utama perusahaan merupakan barang yang sulit diperoleh

2.

Produk utama yang dihasilkan perusahaan dapat di daur ulang

3.

Produk utama perusahaan memiliki tidak berkualitas yang tinggi

4.

Produk yang dihasilkan ramah lingkungan

5.

Produk sampingan yang dihasilkan berbahaya bagi lingkungan

6.

Proses produksi perusahaan memperhatikan keamanan lingkungan

7.

Proses produksi perusahaan tidak mengurangi emisi, air kotor, dan limbah yang dihasilkan

4. Bagaimana persepsi Anda terhadap limbah yang dihasilkan perusahaan?

C. Persepsi terhadap limbah yang dihasilkan perusahaan

No

Pertanyaan

SS

S

CS

TS

STS

1.

Limbah yang dihasilkan perusahaan berbahaya bagi lingkungan

2.

Limbah yang dihasilkan oleh perusahaan sulit ditanggulangi

3.

Limbah cair yang dihasilkan aman

4.

Limbah yang berasal dari perusahaan bermanfaat bagi masyarakat

5.

Limbah yang barasal dari perusahaan tidak membawa keuntungan ekonomi bagi masyarakat sekitar

5. Bagaimana persepsi Anda terhadap dampak dari keberadaan perusahaan yang Anda rasakan?

D. Persepsi terhadap dampak keberadaan perusahaan (sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup)

No

Pertanyaan

SS

S

CS

TS

STS

I

SOSIAL

1.

Kehadiran pendatang akibat adanya perusahaan merupakan hal yang mengganggu kehidupan sosial di lingkungan Anda

2.

Kehadiran perusahaan meningkatkan kriminalistas di lingkungan Anda

3.

Pendatang memiliki kesempatan dan peluang yang lebih besar untuk bekerja di perusahaan

4.

Perusahaan membantu masyarakat tidak mampu yang berada di sekitar perusahaan

5.

Perusahaan memperhatikan masalah-masalah sosial yang terjadi pada masyarakat sekitar

6.

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh perusahaan terhadap masyarakat sekitar sudah baik

II

EKONOMI

1.

Peluang usaha yang terbuka semenjak kehadiran perusahaan merupakan hal yang positif bagi masyarakat sekitar

2.

Perusahaan perlu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar

3.

Perusahaan tidak perlu memberikan bantuan bagi masyarakat

4.

Perusahaan perlu mengadakan kegiatan usaha kecil menengah untuk masyarakat sekitar

4.

Perusahaan perlu melakukan kegiatan untuk memberdayaan masyarakat sekitar

5.

Perusahaan memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitar

III

LINGKUNGAN HIDUP

1.

Lingkungan hidup di sekitar perusahaan terjaga

2.

Perusahaan melaksanakan kegiatan yang baik bagi kelestarian lingkungan

3.

Upaya perusahaan untuk mengurangi emisi, air kotor, dan limbah sudah cukup untuk menjaga lingkungan

4.

Perusahaan telah berupaya untuk menyelesaikan masalah lingkungan hidup yang terjadi di sekitarnya

5.

Perusahaan mendengarkan keluhan masyarakat sekitar mengenai lingkungan hidup

Lampiran 2. Kuesioner untuk Perusahaan: Upaya Perusahaan Membina Hubungan dengan Masyarakat

A. Data Pribadi

1. Umur : …… tahun

6. Jenis Kelamin : L / P

7. Jabatan di perusahaan :…………………………………………………………….

B. Upaya Perusahaan Membina Hubungan dengan Masyarakat

I) Karakteristik Komunikasi Publik Perusahaan

1. Apakah perusahaan berupaya untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar?

a. Ya b. Tidak

2. Media apakah yang digunakan perusahaan untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar?

a. Koran

b. Majalah

c. Televisi

d. Radio

e. Internet

f. Lainnya, ………………………………….

3. Bagaimana cara perusahaan menyampaikan informasi kepada masyarakat sekitar?

a. Secara langsung, tanpa didampingi aparat pemerintahan, tokoh masyarakat.

b. Secara langsung, dengan didampingi aparat pemerintahan dan tokoh masyarakat.

c. Melalui aparat pemerintahan

d. Melalui tokoh masyarakat

e. Lainnya,……………………………

4. Berapa kali perusahaan melakukan komunikasi dengan masyarakat sekitar?

a. Rutin, …….kali/tahun

b. Tidak rutin,……kali/tahun

5. Informasi apakah yang biasanya disampaikan perusahaan kepada masyarakat sekitar?

a. Aktivitas produksi perusahaan, seperti penggunaan bahan baku, mesin, produk yang dihasilkan perusahaan, dsb.

b. Lowongan kerja di perusahaan

c. Kegiatan

d. Lainnya,……………………………..

6. Apakah perusahaan menerima umpan balik atau tanggapan dari masyarakat sekitar terhadap pesan atau informasi yang disampaikan perusahaan?

a. Ya b. Tidak

7. Apakah perusahaan pernah mengadakan pertemuan dengan masyarakat sekitar?

a. Ya b. Tidak

Jika ya, Apakah pertemuan tersebut melibatkan seluruh anggota masyarakat?

8. Apakah cara yang dapat ditempuh masyarakat sekitar untuk mendapatkan informasi mengenai perusahaan? (boleh lebih dari satu)

a. Melalui media yang telah ditunjuk perusahaan

b. Datang langsung ke perusahaan dan menemui manajemen perusahaan

c. Pegawai perusahaan

d. Lainnya…………………………………….

II) Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

1. Apakah perusahaan memiliki kebijakan khusus mengenai tanggung jawab sosial perusahaan?

a. Ya, dalam bentuk tertulis (formal)

b. Ya, namun tidak tertulis (informal)

c. Tidak ada

2. Apakah perusahaan memiliki bagian khusus yang menangani kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan?

a. Ya b. Tidak

3. Apakah perusahaan melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dalam tiga tahun terakhir?

a. Ya (lanjutkan ke soal berikutnya) b. Tidak

4. Apakah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang diberikan perusahaan Anda?

a. Uang

b. Natura (barang/jasa), sebutkan!………………………………………………………….

……………………………………………………………………………………………………..

5. Apakah perusahaan melakukan tanggung jawab sosial perusahaan secara rutin?

a. Ya, …..kali/tahun b. Tidak

6. Apakah perusahaan melakukan tanggung jawab sosial perusahaan secara insidental?

a. Ya b. Tidak

7. Sektor apakah yang biasanya diberikan sumbangan oleh perusahaan? (boleh pilih lebih dari satu)

a. Ekonomi:…………………………….

b. Pelayanan sosial:……………………….

c. Kesehatan:……………………….

d. Pendidikan:……………………….

e. Lingkungan:…………………………

f. Seni dan budaya:……………………..

g. Kegiatan keagamaan :…………………..

h. Lainnya, sebutkan………………………………………………………..

8. Apakah perusahaan melakukan analisis needs assessment sebelum melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan?

a. Ya b. Tidak

9. Siapakah yang menjadi sasaran perusahaan untuk menerima tanggung jawab sosial perusahaan?

a. Orang miskin

b. Masyarakat luas

c. Masyarakat luas dan perusahaan

10. Apakah perusahaan memiliki yayasan khusus yang mengelola tanggung jawab sosial perusahaan?

a. Ya b. Tidak

11. Apakah motivasi perusahaan melakukan tanggung jawab sosial tersebut?

a. Agama

b. Norma sosial dan hukum universal

c. Pencerahan diri dan rekonsiliasi dengan ketertiban sosial

12. Apakah misi yang dibawa perusahaan dalam melakukan tanggung jawab sosial perusahaan?

a. Mengatasi masalah setempat

b. Mencari dan mengatasi akar masalah

c. Memberikan kontribusi kepada masyarakat

13. Bagaimana cara perusahaan menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan?

a. Membentuk panitia khusus dari perusahaan

b. Melalui yayasan tertentu

c. Melalui pihak masyarakat

No

Variabel

Sub Variabel

Skala Pengukuran Data

1.

Kebutuhan

-

· Nominal

2.

Karakteristik sosial ekonomi

· Umur

· Jenis kelamin

· Tingkat pendidikan

· Jenis pekerjaan

· Tingkat pendapatan

· Status sosial

· Interval

· Nominal

· Ordinal

· Nominal

· Ordinal

· Nominal

3.

Karakteristik komunikasi masyarakat sekitar

· Keterdedahan masyarakat sekitar terhadap komunikasi publik perusahaan

· Ekspektasi masyarakat sekitar terhadap perusahaan

· Ordinal

· Ordinal

4.

Dampak aktivitas perusahaan terhadap masyarakat sekitar (sosial, ekonomi, lingkungan hidup)

-

· Nominal

5.

Kelompok sosial

-

· Ordinal

6.

Jarak tempat tinggal terhadap perusahaan

-

· Interval

7

Upaya perusahaan membina hubungan denga n masyarakat

· Karakteristik komunikasi publik perusahaan

· Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan

· Ordinal

· Ordinal

8.

Persepsi masyarakat sekitar terhadap aktivitas perusahaan

· Persepsi terhadap masukan (input) perusahaan dalam melakukan produksi

· Persepsi terhadap proses produksi perusahaan

· Persepsi terhadap limbah yang dihasilkan perusahaan

· Persepsi terhadap dampak keberadaan perusahaan (sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup)

· Ordinal

· Ordinal

· Ordinal

· Ordinal

Lampiran 3.

Tabel 2. Kisi-Kisi Instrument Pengumpulan Data melalui Kuesioner

Tabel 3. Data yang Diperlukan (Sumber Dan Metode Pengumpulan Data)

No.

Data yang Akan Dikumpulkan

Sumber Data

Metode Pengumpulan

1.

Data monografi Kampung Baru Selatan, Kelurahan Pakulonan

Data monografi

Dokumenter

2.

PT. Indah Kiat Pulp and Paper, Tangerang

Profil perusahaan

Dokumenter

3.

Kebutuhan

Responden

Kuesioner dan wawancara

4.

Karakteristik sosial ekonomi

Responden

Kuesioner dan wawancara

5.

Karakteristik komunikasi masyarakat sekitar terhadap komunikasi publik perusahaan (keterdedahan dan ekspektasi masyarakat sekitar terhadap perusahaan)

Responden

Kuesioner dan wawancara

6.

Dampak aktivitas perusahaan yang dirasakan oleh masyarakat (sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup)

Responden

Kuesioner dan wawancara

7.

Kelompok sosial

Responden

Kuesioner dan wawancara

8.

Jarak tempat tinggal responden

Responden

Kuesioner

9.

Karakteristik komunikasi publik perusahaan

Perusahaan

Kuesioner dan dokumenter

10.

Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan

Perusahaan

Kuesioner dan dokumenter

11.

· Persepsi terhadap masukan (input) perusahaan dalam melakukan produksi

· Persepsi terhadap proses produksi perusahaan

· Persepsi terhadap limbah yang dihasilkan perusahaan

· Persepsi terhadap dampak keberadaan perusahaan (sosial, ekonomi, dan lingkungan hidup)

Responden

Kuesioner dan wawancara

Tabel 4. Jadwal kegiatan

No

Kegiatan

April

Mei

Juni

Juli

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

I

Proposal dan Kolokium

1.

Penyusunan draft dan revisi

2.

Konsultasi Proposal

3.

Orientasi Lapangan

4.

Kolokium

II

Studi Lapangan

1.

Pengumpulan data

2.

Analisis data

III

Penulisan Laporan

1.

Analisis lanjutan

2.

Penyusunan draft revisi

3.

Konsultasi laporan

IV

Ujian Skripsi

1.

Ujian

2.

Perbaikan Skripsi

About these ads

Satu Tanggapan to “Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas Perusahaan”

  1. wahyu said

    trims, lumayan buat refersi
    wahyu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: